Senin, 07 Agustus 2023

Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia

 

8 Gangguan pada Organ Pencernaan Manusia | Biologi Kelas 8

gangguan pada pencernaan


Kita sudah tahu bahwa di dalam tubuh manusia, terdapat 14 komponen sistem pencernaan yang secara umum dibagi menjadi 8 saluran pencernaan dan 6 organ aksesoris, dimana setiap komponen ini punya peranannya masing-masing dalam proses pencernaan makanan. Membuat makanan dapat terserap ke tubuh dan menjadikannya energi. Tapi, bagaimana jadinya kalau terdapat gangguan pada sistem pencernaan kita? Apa saja gangguan dan apa yang menyebabkannya? Yuk, kita bahas satu per satu!

 

Diare

diare

Diare mungkin penyakit yang sering kamu dengar terkait gangguan pada sistem pencernaan. Pertanyaannya, kenapa diare bisa terjadi? 

 

Diare bisa disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya, infeksi patogen (virus, bakteri, dan protozoa), serta mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat beracun.. Hal-hal ini yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pada usus besar sehingga penyerapan air di usus besar jadi kurang maksimal.Hasilnya, feses yang dikeluarkan menjadi encer karena banyak mengandung air.

Selain dari hal-hal tadi, alergi terhadap makanan tertentu juga dapat menimbulkan diare, lho. Hal paling umum yang menyebabkan ini adalah alergi terhadap protein susu. Bahasa kerennya intoleransi laktosa (lactose intolerance).

Kenapa bisa begini? Ya, karena memang ada orang-orang tertentu yang terlahir dengan kondisi tubuh yang tidak dapat mencerna laktosa Alhasil, kemungkinan terjadi diare akibat laktosa akan semakin besar.

Lalu bagaimana cara menyembuhkan diare?

Nah, penanganan dan pengobatan utama diare adalah dengan mencegah terjadinya dehidrasi. Jadi hal yang perlu kamu lakukan adalah dengan beristirahat yang cukup dan banyak minum. Kamu juga bisa minum oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare.

 

Gastritis dan Tukak Lambung

Gastritis dan tukak lambung merupakan penyakit yang kondisi peradangannya sama-sama terjadi di organ  lambung dan menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada lambung.

Hmm, sama-sama terjadi di lambung berarti dua gangguan ini harusnya sama dong ya? Tapi kok namanya beda?

Eits… sama-sama terjadi di lambung bukan berarti gastritis dan tukak lambung itu sama ya. Meskipun penyebab dan penanganannya sama, tapi lokasi peradangannya berbeda, makanya gastritis dan tukak lambung itu merupakan dua gangguan yang berbeda juga.

Terus perbedaannya gimana?

Jadi gini, tukak lambung peradangannya itu di bagian dinding lambung dan bisa menimbulkan luka atau ulser. Sedangkan kalo gastritis, peradangannya itu hanya di lapisan mukosa lambung aja.

Nah, baik tukak lambung dan gastritis, keduanya ini disebabkan oleh beberapa hal, misalnya:

  • Produksi asam lambung yang berlebihan, yang dipicu oleh kebiasaan yang kurang baik, seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan makan makanan yang terlalu pedas dan berlemak.
  • Adanya infeksi bakteri kayak Helicobacter pylori.

Untuk penanganannya, baik gastritis dan tukak lambung sama-sama bisa diobati dengan cara mengkonsumsi obat penetralisir asam untuk mengurangi rasa nyerinya dan antibiotik untuk penyembuhannya.

Sembelit (Konstipasi)

sembelit atau konstipasi

Sembelit atau konstipasi adalah gangguan pada sistem pencernaan yang terjadi karena kurangnya konsumsi air mineral dan makanan yang berserat, akibatnya pergerakan sisa makanan saat melewati usus besar menjadi lambat. Hal ini membuat proses penyerapan air jadi  berlebihan, sehingga feses yang terbentuk menjadi padat, keras, dan kering, makanya jadi sulit buat dikeluarkanIni nih yang bikin kita harus lebih semangat untuk ‘Hmmmmhh… Plung!’ di kamar mandi.

 Bagaimana cara untuk mencegah sembelit?

Caranya mudah kok, kamu cuman perlu konsumsi minum air putih dan makan makanan yang mengandung serat dengan porsi yang cukup, sehingga dapat memperlancar pergerakan sisa makanan dalam usus besar dan memperlancar proses BAB (buang air besar).

 

GERD

GERD atau gastroesophageal reflux diasease adalah jenis gangguan pencernaan yang terjadi akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (esofagus) karena melemahnya katup atau sfingter bagian bawah kerongkongan. Dalam keadaan normal, katup akan menutup setelah makanan masuk ke lambung. Sementara pada penderita GERD katup ini tidak bisa menutup dengan sempurna sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.

Dampak dari naiknya asam lambung ini menyebabkan luka pada dinding kerongkongan, sehingga penderita GERG merasakan sensasi terbakar di ulu hati (bagian tengah dada) atau dikenal dengan istilah heartburn. dada, nyeri 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi GERD, di antaranya:

  • Makan makanan dengan porsi yang lebih sedikit
  • Jangan langsung rebahan setelah makan
  • Hindari makan pedas, berlemak, asam, dan kafein
  • Konsultasi dengan dokter tentang penggunaan antasida (obat penghambat asam)

 

IBD (Inflammatory Bowel Disease)

Gangguan pencernaan ini ditandai dengan adanya peradangan yang berlangsung cukup lama pada saluran pencernaan. IBD dapat dibedakan menjadi dua yaitu radang usus besar (peradangan yang muncul khusus di lapisan usus besar) dan penyakit crohn (peradangan yang bisa muncul di lapisan sepanjang saluran pencernaan mulai dari mulut sampai ke anus). 

Nah, IBD ini disebabkan karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Sementara tanda dan gejala dari IBD ini adalah perut kembung,  diare, kram perut, kehilangan nafsu makan, demam, hingga pendarahan saat buang air besar.

 

Apendiksitis (Radang Usus Buntu)

usus buntu

Kamu pasti familiar deh dengan kata-kata “radang usus buntu”. Hayo, biasanya, radang usus buntu selalu dikaitkan dengan gosip “Gara-gara makan cabai nih ya?” Seolah-olah dengan banyak makan cabai, akan ada biji cabai yang tersasar hingga ke usus buntu dan membuat peradangan di sana.

Tapi, benarkah?

Ternyata, itu hanyalah mitos.

Secara medis, umumnya radang usus buntu disebabkan karena adanya sisa makanan yang tersangkut di apendiks, dan menyebabkan infeksi sehingga apendiks meradang, bengkak dan penuh nanah.. Jadi, bukan berarti ada makanan tertentu yang membuat munculnya penyakit radang usus buntu yaa.

Salah satu gejala yang paling sering dirasakan oleh seseorang yang mengalami peradangan usus buntu adalah timbul rasa nyeri di bagian bawah perut sebelah kanan. Kalau nyerinya berada di bagian hati, mungkin itu yang dinamakan cemburu (???).

Jika seseorang mengalami ini, pengobatan paling standar adalah dengan melakukan operasi pengangkatan usus buntu.

 

Wasir (Hemoroid)

Kamu pasti sudah sering mendengar tentang gangguan pencernaan yang satu ini. Wasir juga sering disebut ambeien dan dianggap sebagai gangguan pencernaan yang cukup menyakitkan karena bagian bawah rektum dan anus mengalami pembengkakan. Kondisi ini disebabkan karena adanya peningkatan tekanan pembuluh darah di sekitar rektum dan anus, salah satunya karena mengejan terlalu keras/kuat.

Wasir bisa dialami oleh siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa, namun paling sering dialami oleh orang dengan usia di atas 50 tahun. 

Perlu kamu ketahui nih… kalau wasir itu ada dua jenis yaitu, wasir dalam (internal hemorrhoid) dan wasir luar (external hemorrhoid). Wasir dalam terjadi ketika pembengkakan pembuluh darah berada di dalam anus sehingga tidak terlihat dari luar. Sementara wasir luar adalah jenis wasir dimana pembengkakan pembuluh darah tampak dari luar dan terasa lebih nyeri. 

Gejala wasir kayak gimana?

Nah, secara umum gangguan ini bisa menyebabkan nyeri dan gatal pada anus, muncul seperti benjolan yang menggantung di luar anus, terasa nyeri saat mengejan, serta keluarnya darah saat buang air besar. Bahkan, kadang penderita wasir juga sulit duduk.

Beberapa penyebab wasir yaitu sembelit kronis, kehamilan, duduk di toilet dalam waktu lama, diare kronis, dan mengejan terlalu kuat saat buang air besar.

Sariawan

Kalau gangguan yang satu ini hampir pernah dialami oleh semua orang. Tapi lebih seringnya dialami oleh wanita, remaja, dan anak-anak. Sariawan atau stomatitis aphtosa merupakan luka atau peradangan yang terjadi pada bibir dalam mulut. Gangguan ini berbentuk oval atau bulat dan berwarna putih atau kuning dengan tepian merah. Walaupun kadang dianggap sepele, tapi sariawan sangat mengganggu saat penderitanya makan, minum, dan bicara. 

Penyebab dari sariawan juga bermacam-macam guys. Sariawan bisa terjadi karena bibir bagian dalam tergigit, salah saat menyikat gigi, infeksi jamur, virus atau bakteri, penyakit autoimun, perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stres, bahkan keturunan.

Sumber:https://www.ruangguru.com/blog/gangguan-organ-pencernaan-manusia



 

Sistem Pencernaan Pada Manusia

 

Ketahui Organ Sistem Pencernaan Manusia & Fungsinya! | Biologi Kelas 8

Organ Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsinya


Kita semua tahu untuk mendapatkan sumber energi, kita perlu mengonsumsi makanan. Nah, tapi pernah gak kepikiran, gimana ya semua makanan yang kamu konsumsi bisa dicerna sama tubuh? Padahal, kalo kita masukin makanan ke mulut nih, itu bentuknya masih berupa makanan utuh. Makan donat ya bentuknya kayak huruf ‘O’, tapi ketika udah dicerna, bentuk fesesnya beda? 

Nah, ternyata, itu terjadi karena adanya sistem pencernaan di dalam tubuh kita, atau bisa juga disebut sistem gastrointestinal. Jadi, ada beberapa organ tubuh yang melakukan proses pengolahan makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap oleh tubuh. Lalu, apa saja ya organ-organ yang berperan dalam sistem pencernaan? Kita coba cari tau lewat artikel ini, yuk!

 

Proses Pencernaan Manusia 

Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri atas 2 jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan kimiawi. Berikut perbedaannya:

  • Proses Pencernaan Mekanik

    Proses pencernaan mekanik merupakan proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil.

  • Proses Pencernaan Kimiawi

    Proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan buat mengubah partikel makanan yang kecil-kecil jadi bentuk yang siap diserap sama tubuh.

 

Organ-Organ Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:

Gambar Organ Sistem Pencernaan Manusia

 

Yuk, bahas satu per satu masing-masing fungsinya!

 

Mulut

Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh enzim amilase. Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.

Nah, enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah ya. Selain itu, di mulut ada juga lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia.

sistem pencernaan manusia - bagian mulut


 

Faring dan Esofagus

Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut masuk melalui faring dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.

Agar kamu lebih mudah mengetahui letak faring dan esofagus, kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!

sistem pencernaan manusia - letak faring dan esofagus

 

Lambung

Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan kimiawi. Jadi, makanan akan dicerna enzim dalam getah lambung yang dihasilkan oleh sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:

  • Pepsin: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi pepton
  • Asam Klorida (HCl): asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.

Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya! 

sistem pencernaan manusia - bagian lambung


Fungsi lambung untuk:

  1. Mencerna protein
  2. Menyimpan makanan (selama 2-5 jam)
  3. Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung

Setelah melalui pencernaan di lambung, makanan akan perlahan-perlahan didorong masuk ke usus halus.

 

Pankreas, Hati, dan Empedu

Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Empedu tersebut lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.

Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus ya. Kalau hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.

Nah, kalau pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus. Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.

sistem pencernaan manusia - letak hati, pankreas, dan kantung empedu

 

Usus Halus

Usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum.


Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri


Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.

Nah, glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum. Berarti jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.

Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum.

sistem pencernaan manusia - bagian usus halus - duodenum, jejunum, ileum

 

Usus Besar

Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi membentuk feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.

Nah, di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:

  1. kolon sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan
  2. rektum sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.

Selain itu, ada pula umbai cacing, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!

sistem pencernaan manusia - bagian-bagian usus besar - kolon, rektum

 

Anus

Oke, sampailah kita pada organ pencernaan manusia yang terakhir ya, yaitu anus. Anus berfungsi sebagai tempat pembuangan zat sisa makanan atau feses


Gangguan Sistem Pencernaan 

Gangguan sistem pencernaan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia di antaranya:

  • Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.
  • Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar)
  • Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu    cepat
  • Apendisitis: radang usus buntu
  • Peritonitis: infeksi pada rongga perut
  • Sirosis hati: radang pada hati
  • Dll.

Nah, masih banyak gangguan pencernaan lainnya. 

Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/sistem-pencernaan-manusia

Sumber-sumber makanan

 SUMBER SUMBER MAKANAN 

Makanan yang kita makan akan dipecah oleh sistem pencernaan menjadi nutrien, atau zat yang terkandung dalam makanan yang berisikan energi maupun bahan mentah yang diperlukan tubuh untuk bisa menunjang kehidupan.

Nutrien terbagi jadi enam kategori, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

Selanjutnya kamu akan diajak untuk membahas masing-masing tentang nutrien, di antaranya:

Jenis-Jenis Nutrien yang Dibutuhkan Tubuh

1. Karbohidrat

Salah satu asupan karbohidrat yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia sehari-hari seperti nasi, roti, jagung, mie, ubi, sagu, hingga sereal.

Fungsi karbohidrat ini bisa memberi energi bagi tubuh seseorang yang bisa jadi bahan dasar untuk beberapa bagian dari sel tubuh.

Sekitar 50% dalam kalori harian yang kalian makan harus berasal dari karbohidrat tapi kamu enggak disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat berlebihan.

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat bisa menyebabkan gula darah jadi tinggi dan memicu diabetes.

Gejala kelebihan karbohidrat misalnya kelelahan, pusing, merasa haus terus, suasana hati yang buruk, perut kembung, hingga munculnya jerawat.

Karbohidrat terbagi jadi dua, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana sering disebut gula yang jadi pendongkrak energi instan, dan karbohidrat kompleks adalah rantai panjang molekul gula yang bisa dicerna dengan lebih bertahap



2. Protein

Protein membentuk sel hingga dna, nutrien ini juga berfungsi untuk membangun tubuh atau pembentuk struktur tubuh.

Manusia bisa tumbuh besar dan memperbaiki sel tubuh yang rusak dengan protein yang setidaknya paling sedikit 10% - 35% dari kalori harian.

Ada sekitar 20 asam amino yang diperlukan tubuh, 11 di antaranya diproduksi oleh tubuh sedangkan 9 di antaranya enggak diproduksi tubuh yang harus diperoleh oleh makanan.

Sembilan macam asam amino yang disebut dengan amino esensial yang bisa diperoleh dari telur, daging merah, daging ayam, kacang-kacangan, dan ikan.

Protein yang berasal dari tumbuhan enggak memiliki asam amino esensial lengkap seperti yang ada pada protein hewani.

3. Lemak

Lemak enggak selalu buruk tapi bisa jadi sumber energi, karena lemak menghasilkan energi dua kali lebih besar dari karbohidrat

Lemak berfungsi untuk melindungi organ tubuh manusia dari benturan juga guncangan.

Lemak juga berfungsi jadi isolator untuk mempertahankan panas tubuh, hingga menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Lemak terbagi jadi tiga jenis, yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans.

Lemak jenuh ditemukan pada daging-dagingan, santan, dan produk olahan susu.

Lemak tak jenuh disebut sebagai lemak baik yang bisa ditemukan pada minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.

Sedangkan lemak trans bersumber dari beragam makanan yang diolah dan dimasak dengan cara digoreng.

4. Vitamin

Vitamin diperlukan untuk memelihara fungsi sistem tubuh, namun enggak punya kandungan energi untuk tubuh.

Vitamin diperlukan tubuh untuk membantu mempercepat reaksi kimia dalam tubuh, dan bisa ditemukan dalam sayur-sayuran, buah-buahan, hingga kacang-kacangan.

Vitamin terbagi jadi dua tipe yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air.

Vitamin yang larut dalam lemak ditemukan dalam vitamin A, D, E, dan K, sedangkan vitamin yang larut dalam air misalnya vitamin C dan vitamin B.

5. Mineral

Sama seperti vitamin, mineral enggak menghasilkan energi tapi tubuh tetap membutuhkan nutrien yang satu ini meski dalam jumlah sedikit.

Mineral besi yang dibutuhkan supaya sel darah merah bisa berfungsi, kalsium bisa mendukung pembentukan dan kesehatan tulang dan gigi, juga magnesium yang menjaga kesehatan otot dan saraf.

6. Air

Air adalah nutrien yang paling penting karena 70% dari tubuh manusia terdiri dari air.

Seluruh aktivitas penting tubuh terjadi di dalam air, yang bisa membantu mengatur suhu normal tubuh dan bisa membuang sisa metabolisme.

Air juga bisa menjaga organ tubuh tetap berfungsi baik, sehingga kamu disarankan minum 2 liter air per harinya.

Sumber: https://kids.grid.id/read/473661222/makanan-dan-sistem-pencernaan-apa-itu-nutrien-materi-ipa-kelas-8-smp?page=all



Selasa, 01 Agustus 2023

Mikroskop

 

Mikroskop – Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis, Bagian 




Pengertian Mikroskop

Umumnya mikroskop dipahami sebagai salah satu alat optik yang digunakan manusia untuk membantu melihat dan mengamati benda yang berukuran sangat kecil. Materi yang diamati menggunakan alat ini tidak memungkinkan untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Merujuk pada pengertian umum ini,mikroskop diartikan sebagai alat yang digunakan umtuk melihat benda kecil yang berukuran mikro. Sementara itu secara epistimologis istilah ‘mikroskop’ adalah istilah yang berasal dari Bahasa Yunani, yaitu ‘mikro’ yang berarti ‘kecil’ dan ‘scopein’ yang berarti ‘melihat’. Jika kedua kata tersebut digabungkan, mala pengertian mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda berukuran kecil dengan memperbesar bayangan benda tersebut sampai berkali-kali lipat dari ukuran sesungguhnya.

Bayangan benda pada mikroskop dapat diperbesar hingga 40 kali lipat, 100 kali lipat, hingga 1000 kali lipat tergantung lensa yang digunakan. Skala perbesaran tersebut sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang terus menghasilkan inovasi baru dalam bidang sains.  

Sejarah Mikroskop

Mikroskop yang kita kenal saat ini telah mengalami perkembangan sejarah yang begitu panjang. Sejarah mikroskop tidak lepas dari perkembangan alat optik yang menjadi cikal bakal penemuan teknologi yang lebih inovatif, termasuk berbagai macam alat optik sederhana.

1. Optik Permukaan Melengkung

Penerapan sifat optik dari suatu permukaan benda melengkung pertama kali dilakukan oleh Euclid pada tahun 3000 SM, Ptolemy (127-151) dan Alhazan di awal abad ke-11 Masehi. Akan tetapi ketiga orang tersebut sebatas memanfaatkan permukaan optik dalam pemakaian praktis tanpa menerapkan pembesaran optik seperti cara kerja mikroskop.

2. Pemanfaatan Lensa

Pemanfaatan lensa untuk mengamati dan melihat benda berukuran kecil mulai dilakukan sekitar abad ke-16 Masehi oleh dua ilmuwan, yaitu Leonardo da Vinci dan Maurolyco. Berawal dari tahap ini kemudian muncul seorang pria bernama Zacharias Janssen yang berkebangsaan Belanda dan dikenal sebagai Bapak Penemu Mikroskop pada tahun 1950 Masehi.

3. Purwarupa Mikroskop Zacharias Jannssen

Zacharias Jannsen merupakan seorang pembuat kacamata yang bekerja bersama Hans Jannsen. Pasangan ayah dan anak ini berhasil menemukan teknik memakai dua lensa cembung pada satu tabung. Alat optis ini mempunyai kemampuan untuk melihat objek dengan perbesaran mencapai 150 kali lipat dari ukuran sebenarnya.

4. Mikroskop Galileo

Berawal dari prototip yang ditemukan oleh Zacharias Jannsen, kemudian lahir penelitian lain yang dilakukan oleh Galileo Galilei pada tahun 1610. Galileo memasang beberapa lensa optik di dalam satu tabung timah yang menghasilkan mikroskop optik sederhana. Penemuan tersebut kemudian diberi nama mikroskop Galileo.

Sayangnya alat yang dibuat dari lensa optik tersebut mempunyai kemampuan sangat terbatas dalam melakukan perbesaran suatu objek. Sebab limit difraksi cahaya pada lensa optik ditentukan oleh seberapa panjang gelombang cahaya yang masuk, yaitu 200 nanometer. Sehingga mikroskop hanya bisa mengamati objek yang berukuran lebih kecil dari panjang tersebut.  

5. Penemuan Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723)

Anthony van Leeuwenhoek merupakan seorang pria berkebangsaan Belanda yang berhasil mengembangkan perbesaran mikroskop. Namanya sangat terkenal dalam sejarah mikroskop, meskipun Leeuwenhoek bukanlah seorang ilmuwan melainkan berprofesi sebagai wine tester di kota Delf.

Dalam kesehariannya Leeuwenhoek kerap memanfaatkan kaca pembesar untuk melihat serat yang ada pada kain. Namun ia sangat tertarik pada pengamatan benda-benda sekitar sehingga dengan mikroskop sederhana miliknya, Leeuwenhoek sering melakukan pengamatan terhadap air hujan, air sungai, ludah, bahkan feses untuk mengamati objek kecil yang bergerak di dalamnya.

Obyek kecil yang bergerak tersebut kemudian diberi nama ‘animacule’ atau hewan sangat kecil. Leeuwenhoek terus menumpuk lensa dalam jumlah banyak pada lempengan perak sampai akhirnya ada 250 mikroskop yang memiliki kemampuan perbesaran sampai 200 dan 300 kali lipat. Semua hasil pengamatan tersebut ia tulis dan dikirim ke British Royal Society.

Di antara surat yang dikirimkan Leeuwenhoek, beberapa diantaranya memuat animacule yang nantinya akan dikenal sebagai protozoa dan bentuk-bentuk bakteri lain. Pada akhirnya semua hasil penelitian Leeuwenhoek melahirkan cabang ilmu baru yang kita kenal saat ini sebagai mikrobiologi dan membuatnya disebut sebagai penemu ilmu mikrobiologi.

6. Robert Hooke

Robert Hooke merupakan seorang pria berkebangsaan Inggris. Oleh masyarakat setempat ia juga dikenal sebagai Bapak Mikroskop. Hal ini menunjukkan bahwa setiap warga negara yang memberi sumbangsih terhadap perkembangan mikroskop mempunyai versi bapak penemunya masing-masing.

Sumbangan pikiran yang diberikan oleh Robert Hooke terhadap perkembangan mikroskop sangatlah penting. Sebab Hooke melahirkan begitu banyak desain yang digunakan hingga saat ini. Banyaknya desain yang diciptakan Hooke sepadan dengan fakta bahwa lebih dari separuh hidupnya dihabiskan untuk meneliti mikroskop.

7. Mikroskop Abad ke-19

Seiring berjalannya waktu, mikroskop terus mengalami pemutakhiran. Pada pertengahan abad ke-19 mikroskop telah mempunyai desain dan instrumen yang canggih seperti yang umum digunakan saat ini. Negara yang menjadi produsen alat optik ini antara lain Italia, Amerika, Jerman, China, dan Jepang.

Fungsi Mikroskop

Berdasarkan pengertiannya, maka alat optik ini pada dasarnya berfungsi untuk membantu manusia dalam melihat objek berukuran sangat kecil yang tidak bisa diamati oleh mata telanjang. Contoh obyek mikroskopis yang hanya bisa diamati dengan mikroskop antara lain jaringan hewan, tumbuhan, protozoa, bakteri, dan virus.

Akan tetapi sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, fungsi mikroskop mulai melebihi dari fungsi dasar tersebut. Bahkan dengan teknologi yang lebih modern banyak penelitian yang menghasilkan jenis mikroskop dengan desain khusus dan digunakan untuk pengamatan objek sangat detail.

Jenis Mikroskop

Secara umum jenis mikroskop yang dikenal dalam dunia sains dan teknologi ada dua macam, yaitu mikroskop optik atau cahaya dan mikroskop elektron. Akan tetapi dalam kenyataannya ada begitu banyak istilah mikroskop yang biasa digunakan untuk merujuk pada suatu jenis tertentu.

1. Mikroskop Cahaya (Optik)

Mikroskop cahaya atau mikrsokop optik adalah jenis yang ditemukan pertama kali dalam sejarah penemuan alat optik ini. Sesuai dengan namanya, prinsip kerja mikroskop cahaya ialah memanfaatkan cahaya sebagai sumber untuk menghasilkan energi yang digunakan untuk memperbesar bayangan objek yang diteliti.

Cahaya yang digunakan dapat berupa cahaya matahari ataupun cahaya lampu. Pada mikroskop ini terdapat lensa yang berfungsi untuk memusatkan cahaya pada objek yang diamati. Mikroskop cahaya adalah jenis yang paling banyak dijumpai, terutama di sekolah sebagai alat peraga pembelajaran sains.

Umumnya mikroskop cahaya dilengkapi dengan tiga lensa objektif yang dapat melakukan pembesaran. Ketiga lensa objektif tersebut mampu melakukan pembesaran lemah, yaitu 4 dan 10 kali, pembesaran sedang 40 kali, dan pembesaran kuat 100 kali. Selain itu mikroskop juga mempunyai lensa okuler dengan pembesaran maksimal 10 kali.

Dengan begitu mikroskop cahaya mampu untuk memperbesar bayangan objek sampai 1.000 kali dari ukuran sesungguhnya. Mikroskop cahaya dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan jumlah lensa okuler yang dimilikinya, yaitu monokuler, binokuler, dan trinokuler.

  • Mikroskop Monokuler. Sesuai namanya, jenis ini hanya memiliki satu lensa okuler dan dianggap sebagai desain mikroskop paling tua dan sederhana tetapi banyak digunakan di sekolah. Pengamatan menggunakan jenis hanya menggunakan satu mata, sehingga objek yang diamati fokus terhadap panjang dan lebarnya.
  • Mikroskop Binokuler. Jenis ini mempunyai dua lensa okuler dan bisa digunakan untuk mengamati objek dengan menggunakan dua mata. Mikroskop binokuler juga biasa disebut mikroskop stereo. Jenis ini memiliki kemampuan untuk mengamati objek tiga dimenasi. Rata-rata pemakaian mikroskop ini adalah untuk keperluan laboratorium.
  • Mikroskop Trinokuler. Ciri khas mikroskop trinoluer adalah jumlah lensa yang dimiliki sebanyak tiga buah. Pengamatan objek dilakukan dengan menggunakan dua mata serta bisa dipasang kamera yang terhubung dengan monitor. Mikroskop trinokuler biasa dipakai untuk mempresentasikan suatu objek.  

2. Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron adalah mikroskop yang memanfaatkan elektron sebagai sumber energi untuk memperbesar bayangan dari objek penelitian. Jenis ini memanfaatkan medan magnet untuk menggantikan lensa yang berfungsi memusatkan energi pada objek pengamatan. Dengan kemampuan tersebut, maka jenis mikroskop elektro menjadi yang paling modern dan canggih.

Jumlah perbesaran obyek yang dapat diamati dengan mikroskop elektron sangatlah besar, yaitu mencapai dua juta kali ukuran asli objek pengamatan baik dengan menggunakan metode elektro magnetik ataupun elektro statik.

Ada dua jenis mikroskop elektron, yaitu transmisi elektron dan elektron scanning sebagai berikut:

  • Transmission Electron Microscope (TEM) atau Mikroskop Transmisi Elektron. Mikroskop jenis ini bekerja dengan cara menembuskan elektron pada objek pengamatan, kemudian tampilan obyek tersebut akan tampil pada suatu layar.
  • Scanning Electron Microscope (SEM) atau Mikroskop Elektron Scanning. Jenis mikroskop ini bekerja dengan menghasilkan gambar permukaan, struktur, dan jaringan suatu objek pengamatan. Gambar yang dihasilkan juga berbentuk tiga dimensi.

Bagian-Bagian Mikroskop

Mikroskop yang kini banyak dipakai di sekolah dan laboratorium tersusun atas berbagai macam bagian. Bagian-bagian tersebut secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu bagian optik dan bagian non optik atau lebih dikenal sebagai bagian mekanik.

bagian mikroskop dosenbiologi.com

1. Bagian Optik

Bagian optik pada mikroskop terdiri atas lima unsur yang meliputi lensa objektif, lensa okuler, diagrafma, kondensor, dan cermin. Berikut ini adalah pengertian dan fungsi dari setiap bagian tersebut.

  • Lensa Okuler. Bagian ini terletak paling atas atau berada di ujung mikroskop dan merupakan bagian yang biasanya paling dekat dengan mata saat melakukan pengamatan. Lensa inilah yang membuat seorang pengamat dapat melihat bayangan objek yang diperbesar dari lensa objektif. Beberapa perbesaran lensa okuler antara lain 6 kali, 10 kali, dan 12 kali.
  • Lensa Objektif. Lensa ini merupakan bagian yang terletak paling dekat dekat dengan objek pengamatan. Umumnya mikroskop mempunyai tiga lensa objektif dengan perbesaran 10 kali, 40 kali, dan 100 kali. Saat memakai lensa ini pengamat harus mengoleskan minyak emersi pada objek sebagai pelumas sehingga bayangan nampak lebih jelas. Sebab semakin besar perbesaran, maka obyek semakin dekat dengan lensa.
  • Diagfragma. Bagian ini berada di bawah meja preparat dan berfungsi sebagai pengatur intensitas cahaya yang masuk dan sampai pada preparat atau objek pengamatan.
  • Kondensor. Kondensor merupakan bagian dari mikroskop yang bisa diputar ke atas ataupun ke bawah. Fungsi kondensor yaitu untuk mengumpulkan cahaya matahari yang telah dipantulkan oleh cermin untuk dipusatkan kembali menuju objek yang diteliti.
  • Cermin. Mikroskop mempunyai cermin yang berfungsi menerima dan mengarahkan cahaya yang diperoleh dengan cara memantulkan cahaya tersebut.

2. Bagian Mekanik (Non-optik)

Bagian mekanik pada mikroskop adalah istilah yang ditujukan untuk bagian non-optik. Bagian ini terdiri atas tujuh unsur, yaitu revolver, tabung, lengan, meja benda, pemutar kasar atau makrometer, pemutar halus atau mikrometer, dan kaki atau penyangga.

  • Revolver. Bagian ini adalah tuas penyangga lensa objektif. Fungsi dari revolver ialah untuk mengatur pembesaran pada lensa objektif sesuai keinginan pengamat.
  • Tabung Mikroskop. Komponen tabung merupakan bagian yang fungsinya sebagai penghubung antara lensa objektif dan lensa okuler.
  • Lengan Mikroskop. Lengan adalah bagian yang berperan penting untuk mikroskop, karena selain menjadi rangka, bagian ini juga menjadi tempat yang dipegang oleh pengamat termasuk saat memindahkan mikroskop. Sehingga tangan tidak perlu menyentuh bagian lain, termasuk lensa.
  • Meja Benda. Bagian ini juga disebut meja preparat yang merupakan suatu bidang berukuran kecil pada mikroskop sebagai tempat untuk meletakkan benda yang ingin diamati. Meja benda ini dilengkapi dengan klip atau capit untuk menjepit obyek pengamatan agar tidak bergeser.
  • Makrometer atau Pemutar Kasar. Makrometer adalah tuas putar yang dilengkapi fitur horizontal ataupun vertikal. Fungsi makrometer adalah untuk menaikkan dan menurunkan tabung mikroskop secara cepat agar objek dapat diamati secara jelas.
  • Mikrometer atau Pemutar Halus. Fungsi mikrometer juga tidak jauh berbeda dengan makromoter, yaitu berupa tuas putar dengan fitur horizontal dan vertikal. Namun secara lebih spesifik mikrometer berfungsi menaikkan dan menurunkan tabung dengan kecepatan lambat agar mendapat gambar objek pengamatan yang lebih fokus dan detail.
  • Kaki Mikroskop merupakan bagian tambahan dan tidak seluruh mikroskop memiliki bagian ini. Kaki tersebut berfungsi sebagai penyangga ketika mikroskop diletakkan di atas bidang yang tidak rata dan sebagai bagian yang dipegang saat dipindahkan. Kaki ini dapat diputar untuk mengatur ketinggiannya agar mendapatkan posisi yang tepat
  • Sumber:

    https://rimbakita.com/mikroskop/